UA-31675260-1

PM Thailand Terguling Didakwa Bersalah dalam Program Subsidi Beras

Komisi Anti-Korupsi Thailand dengan suara bulat memutuskan hari Kamis (8/5), ada cukup bukti untuk mendakwa PM Yingluck atas program subsidi beras yang kontroversial.PM Thailand Yingluck Shinawatra memberikan keterangan kepada para wartawan di Bangkok (7/5). PM Thailand Yingluck Shinawatra memberikan keterangan kepada para wartawan di Bangkok (7/5). Versi terbaru per: 08.05.2014 11:41 Komisi Anti-Korupsi Thailand telah memberi Perdana Menteri Yingluck Shinawatra yang digulingkan kekalahan hukum lagi, dengan mendapatinya bersalah atas kelalaian dalam program subsidi beras yang kontroversial.

Komisi itu dengan suara bulat memutuskan hari Kamis (8/5) ada cukup bukti untuk mendakwa Yingluck atas program tersebut, yang kata pengecamnya penuh dengan korupsi dan uang miliaran dolar yang dihamburkan dengan sia-sia.

Kasus ini sekarang akan dilanjutkan di Senat, di mana Yingluck akan menghadapi pemungutan suara pemakzulan yang bisa mengakibatkan ia dikenai larangan berpolitik selama lima tahun.
Keputusan itu diambil sehari setelah Mahkamah Konstitusi Thailand memutuskan untuk memberhentikan Yingluck dan sembilan anggota kabinetnya dari jabatan mereka karena kasus terpisah yang melibatkan pemindahan tugas seorang  pejabat tinggi sipil senior.
Yingluck digantikan sebagai perdana menteri sementara oleh Menteri Perdagangan Niwatthamrong Boonsongphaisan, yang adalah sekutu dekat Yingluck dan saudaranya  yang berpengaruh, mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

View the original article here

 

 


Leave a Reply