UA-31675260-1

Kepala Satpol PP Akan Tiru "Blusukan" Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Kukuh Hadisantoso berjanji akan meniru gaya blusukan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Kukuh mengatakan hanya akan berada di kantor selama dua jam, selebihnya berkeliling lapangan dan mengenal wilayah.

"Saya akan melakukan sidak (inspeksi mendadak) terus-menerus dan saya akan ikut blusukan seperti yang dilakukan oleh Pak Gubernur. Bisa saja tiba-tiba saya ada di Jakarta Timur, kemudian ada di Jakarta Utara. Itu yang akan saya lakukan," kata Kukuh di Balaikota Jakarta, Rabu (3/4/2013).

Dalam menjalankan program kerja Satpol PP, ia juga akan mengedepankan komunikasi antara personel dan masyarakat. Hal itu dilakukan terutama sebelum Satpol PP melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).satpol pp jokowi-ahok

Kukuh meminta agar masyarakat tidak menganggap negatif perlengkapan pentungan, yang kini sudah hilang dari seragam Satpol PP. Menurutnya, keberadaan pentungan justru berguna untuk melindungi masyarakat, bukan untuk menghajar masyarakat.

"Di kala masyarakat ada kesulitan, tampillah Satpol PP. Kita ini abdi masyarakat, bukan harus menggebuk majikan kita, tapi kita harus melindungi masyarakat semua," ujar Kukuh.

Selain itu, ia juga berjanji akan memberdayakan personel Satpol PP untuk berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain. Saat terjadi kebakaran, misalnya, Kukuh akan mengerahkan personelnya untuk mengamankan situasi lokasi kebakaran. Selain itu, ia juga akan mengerahkan personel untuk membantu Dinas Perhubungan DKI dalam mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

"Jakarta ini kan penduduknya makin bertambah, personel Satpol PP itu tidak sebanding dengan jumlah penduduk Jakarta. Ya, kalau bisa Satpol PP diberdayakan saja dan kami siap membantu SKPD," kata mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum DKI itu.

Sebelum dilantik menjadi Kepala Satpol PP DKI, Kukuh pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum DKI. Namun, belum genap dua bulan menjabat posisi itu, Kukuh kemudian dilantik menggantikan posisi Effendy Anas yang telah memasuki usia pensiun.


Leave a Reply