UA-31675260-1

Jelaskan Nasionalisme, Dino Patti Djalal Ngobrol dengan Orang Tidur

http://www.jakarta-baru.net/wp-content/uploads/2014/03/jelaskan-nasionalisme-dino-patti-djalal-ngobrol-dengan-orang-tidur4.jpg

 

AyoGitaBisa.com - Nasionalisme bagi mantan Dubes Indonesia untuk AS yang kini peserta konvensi capres Partai Demokrat Dino Patti Djalal adalah harga mati, untuk sebuah Indonesia yang lebih baik. Menurut dia, nasionalisme bukan hanya slogan, tapi merupakan semangat, etos hidup, karakter bangsa, sekaligus resep sukses yang dapat membuat bangsa Indonesia melesat menjadi raksasa Asia.

Di berbagai kesempatan, dia selalu menekankan pentingya nasionalisme unggul, termasuk kepada pengusaha sekaligus pendiri RCTI dan SCTV, Peter F. Gontha. Di sebuah foto yang dimuatnya dalam buku 'Nasionalisme unggul: Bukan hanya Slogan', tampak Dino sedang menjelaskan panjang lebar soal nasionalisme unggul kepada pengusaha Peter F. Gontha sampai tertidur lelap.

Keseriusan Dino dalam mengikuti konvensi Partai Demokrat, dibuktikan dengan mundurnya Dino Patti Djalal sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat. Peserta konvensi calon Presiden Partai Demokrat itu juga mundur sebagai pegawai negeri sipil.

Seperti diketahui, Dino Patti Djalal baru saja menerbitkan sebuah buku saku yang berjudul "Nasionalisme unggul: Bukan hanya Slogan" berisi 145 ide dan kutipan inspiratif Dino Patti Djalal. terbitan Red & White Publishing.

Di bukunya, Dino mengungkapkan generasi 2014 nanti harus mampu mengubah nasib bangsa dari 'Indonesia Bisa' menjadi 'Indonesia Serba Bisa'. Artinya, secara ekonomi bisa menjadi raksasa Asia, secara politik bisa menjadi demokrasi yang mapan, dengan politik yang berkualitas.

Adapun, secara budaya, tradisi dan modernitas bisa tumbuh bersama secara harmonis, dan secara sosial rakyat bisa hidup bebas, rukun, dan bahagia dari Sabang sampai Merauke.

"Saya tidak haus kekuasaan, saya haus pengabdian dan prestasi, karena kita harus menjadi agen perubahan permanen, bukan perubahan sesaat," kata Dino dalam buku setebal 191 halaman itu.

Dino juga mengungkapkan ke depan, Indonesia harus dipimpin pemimpin masa depan. "Dia tidak harus selalu berusia muda, karena ada juga anak muda yang berfikiran kolot, namun yang jelas berapa pun usianya, dia harus berfikiran muda," tuturnya.

 

 

Jelaskan Nasionalisme, Dino Patti Djalal Ngobrol dengan Orang Tidur | Ayo Gita Bisa.


Leave a Reply