UA-31675260-1

Ini Puisi Karya Wiji Thukul yang Disukai Jokowi

Jokowi sedang membeli gunting didepan rumahnya di Taman Suropati.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Adik Wiji Thukul, Wahyu Susilo mengaku senang mendengar pengakuan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi suka membaca puisi kakaknya.
Wahyu membenarkan pernyataan Jokowi. Saat menjadi Wali Kota Solo, ujar Wahyu Susilo, Jokowi selalu menggelar acara peringatan Orang Hilang di rumah dinasnya, Loji Gandrung.
"Saya jadi teringat, tahun 2010 lalu, Jokowi menggelar acara peringatan orang hilang. Di sana, puisi-puisi karya kakak saya dibacakan. Jokowi suka dengan puisi kakak saya yang berjudul 'Peringatan'," ujar Wahyu Susilo saat dihubungi Jumat (18/4/2014).
Sebelumnya, Jokowi kepada wartawan mengakui suka membaca karya puisi. Salah satunya, adalah puisi milik almarhum Wiji Thukul, aktivis yang hingga kini keberadaannya masih menjadi misteri.
Inilah puisi karya Wiji Thukul yang disukai Jokowi:
Peringatan
oleh :Wiji Thukul
Jika rakyat pergi
Ketika penguasa pidato
Kita harus hati-hati
Barangkali mereka putus asa
Kalau rakyat sembunyi
Dan berbisik-bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa harus waspada dan belajar mendengar
Bila rakyat tidak berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan!
(Solo,1986)


Leave a Reply